Honor of Kings (HOK) udah resmi masuk season 15 dengan update terbesarnya, HOK Plus 2.0. Buat lo yang udah lama hiatus atau belum pernah nyobain, mungkin bertanya-tanya: "worth it gak sih balik main HOK di 2026?" Gw bakal review jujur dari semua sisi — hero baru, meta, gameplay, sampe esports scene-nya yang makin gede di Indonesia.
HOK Plus 2.0: Update Terbesar Sepanjang Sejarah HOK Indonesia
Dirilis bulan Juni 2026, HOK Plus 2.0 bukan cuma patch biasa — ini overhaul besar-besaran. Mulai dari UI yang lebih clean, matchmaking yang (katanya) lebih fair, sampe engine optimization yang bikin game jalan smoother bahkan di HP mid-range. Yang paling noticeable: loading screen lebih cepet dan in-game HUD udah bisa di-customize tiap hero. Lo bisa atur layout button skill sesuai kenyamanan masing-masing — fitur yang biasanya cuma ada di MOBA PC.
Hero Baru: Devara — Si Petir yang Mengguncang Meta
Devara adalah hero Clash Lane baru yang rilis bareng HOK Plus 2.0. Dia punya kit yang unik: semua skill-nya scaling dari Movement Speed — makin cepet lo gerak, makin gede damage yang dihasilin. Skill pasif-nya, "Lightning Rush", ngubah setiap 10 Movement Speed jadi 1% bonus True Damage. Combo mautnya: Skill 2 (Dash + Lightning Mark) → Ultimate (Chain Lightning yang bounce ke semua musuh yang kena Mark) → Skill 1 (AoE slow + execute damage).
Sejak rilis, Devara langsung nge-ban-rate sampe 60% di rank Mythic ke atas. Dia bisa solo kill hampir semua hero Clash Lane di level 4, dan late game scaling-nya gila-gilaan dengan item Movement Speed kayak Boots of Speed → Rapid Charge.
Tapi setelah seminggu, counter mulai muncul. Hero dengan crowd control instant kayak Mulan dan Guan Yu bisa cancel combo Devara sebelum dia snowball. Gw sendiri lebih takut lawan Devara yang dikombinasikan dengan support kayak Da Qiao — dia bisa dive backline tanpa takut mati karena bisa ditarik balik.
Meta Season 15: Tank Jungler Kembali Berkuasa
Tim Level Infinite (developer HOK) melakukan balancing besar di season ini. Item jungle untuk tank dapet buff sustain, sementara beberapa assassin jungler seperti Lam dan Jing kena nerf di early game damage mereka. Hasilnya: meta kembali ke Tank Jungle — Kui, Zhang Fei (yes, dia bisa jungle sekarang), dan Xiang Yu jadi pick prioritas di rank tinggi.
Untuk mid lane, mage poke kayak Gan & Mo dan Zhou Yu naik tier karena bisa clear wave cepet dan rotate ke side lane. Sementara itu, marksman murni kayak Marco Polo dan Shouyue agak turun karena meta lebih fokus ke teamfight besar daripada split push.
Esports HOK Indonesia: Makin Serius, Makin Profesional
Skena kompetitif HOK Indonesia lagi tumbuh pesat. IKL (Indonesia Honor of Kings Laga) Spring 2026 berhasil ngumpulin viewership yang lumayan di platform streaming, dan HOK udah resmi jadi bagian dari Esports World Cup 2026. Meskipun tim Indonesia masih di peringkat 6-8 di invitational global terakhir, progress-nya terlihat — mekanik pemain Indonesia makin setara dengan tim China, cuma butuh pengalaman internasional lebih banyak.
Verdict: Worth It Gak Main HOK Lagi di 2026?
Pros:
- HOK Plus 2.0 bawa peningkatan kualitas yang signifikan — loading cepet, UI lebih clean
- Meta yang makin diverse — gak cuma assassin jungle lagi
- Scene esports Indonesia makin berkembang
- Event in-game generous — banyak skin gratis dari event harian dan battle pass
- Matchmaking relatif lebih fair dibanding season sebelumnya (masih ada sesekali stomp, tapi frekuensinya turun)
Cons:
- Devara masih overtuned — perlu beberapa patch buat bener-bener balance
- Komunitas rank rendah kadang toxic (tapi ini masalah semua MOBA sih)
- Belum ada role queue — kadang 3 orang ngotot pick jungler
- Server kadang unstable di jam prime time (sekitar jam 8-10 malam WIB)
Rating: 8.2 / 10
Honor of Kings S15 layak buat lo coba lagi — baik yang udah lama hiatus maupun pemain baru. Update HOK Plus 2.0 bikin pengalaman main lebih smooth, meta lagi fresh dengan tank jungle comeback, dan Devara jadi salah satu hero paling seru yang pernah dirilis. Asalkan lo gak toxic dan siap adaptasi sama meta baru, season ini bisa jadi season paling enjoyable sepanjang 2026.
FAQ
Q: Honor of Kings gratis kan?
Gratis. Download di App Store atau Play Store. Ada in-app purchase buat skin, battle pass, dan hero — tapi semua hero bisa dibeli pake gold in-game yang lo dapetin dari main.
Q: Apakah HOK sama kayak Arena of Valor?
Secara gameplay mirip (keduanya MOBA 5v5), tapi beda developer. HOK dikembangin langsung oleh Timi Studio (Tencent) dan tingkat polish-nya lebih tinggi. AOV lebih fokus ke pasar global sementara HOK lebih established di Asia.
Q: Berapa size download HOK Plus 2.0?
Sekitar 4.5 - 5GB untuk full resource. Ada opsi minimal download sekitar 1.8GB tapi lo harus download resource tambahan pas main.
Q: Apakah bisa cross-play dengan server China?
Enggak. Server Indonesia (Global) terpisah dari server China. Lo cuma bisa main dengan pemain dari region Asia Tenggara.
Sekian review jujur gw soal Honor of Kings S15. Kalau lo main, add ID gw ya — kita push rank bareng. See you in the battlefield!