PLAYZ

Review Wuthering Waves 2026: Setahun Kemudian, Worth It?

T
Tim PLAYZ
⏱ 6 menit baca 124 dilihat
Review Wuthering Waves 2026: Setahun Kemudian, Worth It?

Daftar Isi

Wuthering Waves udah jalan setahun lebih sejak rilis global-nya. Game open-world action RPG besutan Kuro Games ini sempet jadi hype besar karena dianggap "penantang Genshin Impact." Tapi setelah hype mereda dan update demi update bergulir, pertanyaan besarnya adalah: apakah Wuthering Waves 2026 masih worth it buat dimainin?

PLAYZ udah mainin game ini dari versi 1.0 sampe update terbaru di 2026. Di review ini, gw bakal bahas jujur apa yang bagus, apa yang masih kurang, dan apakah lo — pemain baru — sebaiknya nyobain game ini atau skip aja.

Sekilas Wuthering Waves

Buat yang belum familiar, Wuthering Waves adalah game open-world action RPG dengan setting post-apocalyptic sci-fi. Lo main sebagai Rover — karakter utama yang amnesia — menjelajahi dunia Solaris-3 yang udah hancur. Gameplay-nya fast-paced, combat-nya fluid, dan exploration-nya mirip-mirip Genshin tapi dengan identitas sendiri.

Yang bikin Wuthering Waves standout adalah combat system-nya. Berbeda dengan Genshin yang punya elemental reaction, Wuthering Waves pake sistem Concerto Effect dan Intro/Outro Skills yang bikin rotasi karakter lebih dinamis. Parry mechanic, dodge counter, dan aerial combo juga nambah depth ke combat yang satisfying banget.

Yang Udah Diperbaiki (Good Job, Kuro Games!)

1. Optimisasi Jauh Lebih Baik

Waktu rilis awal, Wuthering Waves terkenal dengan performa yang gak stabil — stuttering, frame drop, dan overheating di HP mid-range. Update di 2026 berhasil ngurangin masalah ini signifikan. Sekarang game ini bisa jalan di Snapdragon 7 series dengan setting medium di 45-50 FPS stabil.

2. Storytelling Lebih Engaging

Chapter awal cerita Wuthering Waves jujur aja agak mediocre. Tapi mulai dari update 1.3 ke atas, kualitas storytelling-nya naik drastis. Cutscene yang sinematik, voice acting yang improved, dan plot twist yang genuine bikin lo invested ke ceritanya.

3. Lebih Banyak Konten Endgame

Dulu endgame Wuthering Waves cuma grinding Echo dan Tower of Adversity doang. Sekarang udah banyak mode tambahan: Illusive Realm (roguelike dungeon), Co-op Boss Raid, dan Pincer Maneuver Warriors yang challenging. Gak bakal kehabisan konten buat endgame player.

4. Gacha System Lebih Ramah

Salah satu hal yang paling diapresiasi pemain adalah gacha pity system Wuthering Waves yang generous. Hard pity di 80 pull dengan 50/50, guaranteed banner weapon, dan banyak currency gratis dari event. Kuro Games juga rajin ngasih free pulls dan selector ticket di event-event besar.

Yang Masih Jadi Kelemahan

1. Desain Open World Kurang Memorable

Dunia Solaris-3 secara visual emang cantik, tapi desain level-nya kadang terasa repetitif. Beberapa area keliatan mirip satu sama lain, dan gak banyak secret atau hidden quest yang memorable kayak di Genshin atau Breath of the Wild.

2. Character Design Kurang Diverse

Ini subjektif sih, tapi banyak pemain yang ngerasa desain karakter Wuthering Waves kurang variatif. Banyak karakter perempuan dengan outfit tema sci-fi seragam. Berbeda dengan Genshin yang tiap region punya tema visual unik, karakter Wuthering Waves kadang susah dibedakan.

3. Grinding Masih Jadi Isu

Meskipun udah diperbaiki, grinding Echo dengan stats yang bagus masih jadi pain point. RNG layer di Echo system (main stat + sub stat + tuning) bisa bikin lo grinding berhari-hari buat dapetin set yang optimal.

Verdict: Worth It atau Skip?

BUAT PEMAIN BARU: Worth It. Wuthering Waves 2026 adalah game yang solid dengan combat satisfying, cerita yang makin menarik, dan konten yang melimpah. Lo bisa enjoy ratusan jam gameplay tanpa harus spend duit. Gacha system-nya juga cukup fair buat F2P.

BUAT PEMAIN GACHA LAIN: Worth It as Side Game. Kalau lo udah main Genshin atau HSR dan punya waktu lebih, Wuthering Waves adalah side game yang oke. Daily commission cepet, gak perlu grinding lama tiap hari, dan event-nya kasih reward lumayan.

BUAT YANG NYARI REPLACEMENT GENSHIN: Hati-hati. Wuthering Waves bukan "Genshin killer" dan gak perlu jadi itu. Game ini punya identitas sendiri dengan combat yang lebih action-oriented. Expectation lo harus di-adjust sesuai.

Spesifikasi Minimum untuk Main di HP

KomponenMinimumRekomendasi
RAM4 GB8 GB
Storage20 GB25 GB
CPUSnapdragon 720GSnapdragon 8 Gen 1
OSAndroid 10 / iOS 14Android 13+ / iOS 16+

FAQ

T: Apakah Wuthering Waves gratis?

J: Ya, Wuthering Waves free-to-play. Lo bisa download di Google Play Store, App Store, atau PC via Epic Games Store dan official launcher.

T: Apakah Wuthering Waves open world seperti Genshin Impact?

J: Iya, Wuthering Waves adalah game open-world action RPG. Combat-nya lebih fast-paced dan mirip action game seperti Devil May Cry atau Punishing: Gray Raven.

T: Berapa GB ukuran Wuthering Waves di HP?

J: Sekitar 20-25 GB tergantung platform. Pastiin lo punya storage cukup karena update di masa depan bakal nambah ukurannya.

Mau baca review game lainnya? Cek PLAYZ buat review, tips, dan berita gaming paling update se-Indonesia!

T

Tim PLAYZ

Tim editorial playZ — meliput berita, review, dan tips gaming & esports terbaru di Indonesia.